Paroki St. Maria Tak Bernoda Rangkassitung

Kamis, 27 November 2014

SURAT GEMBALA USKUP BOGOR Mgr. PASKALIS BRUNO SYUKUR, OFM


AKSI ADVEN PEMBANGUNAN  2014
KEUSKUPAN BOGOR

Saudara-saudaraku, umat Katolik Sekeuskupan Bogor yang terkasih.
Hari ini gereja-gereja, kapel-kapel doa kita dihiasi dengan “korona lilin Adven”. Ini tanda simbolis-liturgis bahwa kita memasuki dan memulai menjalani  masa Adven. Masa ini merupakan masa tobat, membaharui diri secara total lahir dan batin. Ini  sangat penting bagi umat beriman Katolik, untuk mempersiapkan diri, menyongsong kedatangan Tuhan Yesus, Sang Mesias  yang akan kita rayakan bersama pada hari Natal.
Oleh karena itu, tema Aksi Adven Pembangunan (AAP) 2014: “KELUARGA MENYONGSONG SUKACITA ALLAH”. Melalui tema ini  diharapkan keluarga-keluarga dan komunitas basis Katolik di Keuskupan Bogor,  semakin terbuka terhadap kehadiran Allah yang menyelamatkan dengan  mendalami kembali   beberapa hal penting  berikut ini :
1.  Tuhan  mendirikan keluarga-keluarga Katolik  dan mejadi  tempat  untuk menyatakan kehendakNya kepada manusia.  
Kabar suka cita Allah yang disampaikan Malaekat Gabriel kepada Maria bahwa ia akan mengandung dan melahirkan Yesus , Sang Juru Selamat itu sungguh terjadi dalam keluarga.  Kesediaan Maria dalam iman  menerima rencana  dan kehendak Allah telah menjadikan  Maria  sebagai  ibu  yang melahirkan  Gereja  dan   teladan iman umat Allah  sepanjang  masa. 
Untuk itu dalam menjalani hidup ini, kita perlu  belajar dari  pribadi Maria dengan berani berpasrah dan berharap kepada Allah.  Percayalah bahwa Allah yang mahaagung akan mengatasi segala ketidakpastian, kekuatiran dan kesulitan hidup. Untuk itu kesederhanaan dan kerendahan hati tentu membuat kita selalu gembira dan percaya dengan tulus hati kepada Allah.
2.     Keluarga tempat kehadiran Allah. Kelahiran Yesus dalam  Keluarga kudus Nazareth : Maria dan  Yusuf  merupakan tanda kehadiran Allah dan sumber  sukacita, kedamaian dan pengharapan bagi segenap anggota keluarga . Karena itu, penjelmaan Allah dalam diri PuteraNya Yesus Kristus sesungguhnya menginspirasi, mendorong serta menggerakan setiap anggota keluarga untuk selalu berusaha menampakan  wajah Allah dalam hidup. Misalnya dengan menghargai martabat keutuhan keluarga, memelihara kesetiaan, membangun relasi suami istri, anak-orang tua, kakak adik dengan harmonis, menciptakan suasana keramahtamahan, mengolah kesalehan hidup dan saling menghormati  satu dengan yang lainnya. Karena itu, kelahiran Yesus memberi makna bagi seluruh umat untuk lahir kembali dalam Roh dan kebenaran (bdk.Yoh 3: 5).  Bertobatlah  sebab Kerajaan Allah sudah dekat( Mat 3:2).

3. Keluarga yang beranggotakan orang-orang beriman mendalam sejatinya menjadi sumber sukacita bagi sesama.  Keluarga Katolik yang memiliki semangat  memuliakan Tuhan seperti Bunda Maria (Magnificat anima mea Dominum), tentu menyadari  akan  panggilan dan tugas  perutusannya untuk mewartakan  sukacita Allah kepada sesama dengan mendatangi, menjumpai dan berbagi kasih sebagai saudara dalam iman.  Sebagaimana Elizabeth memberi salam kepada Maria, Ibu Tuhan, kitapun hendaknya juga mengucapkan “Selamat datang  Tuhan Yesus di tengah-tengah keluarga kami” Bersama Simeon yang  dikenal sebagai orang benar dan saleh (bdk. Luk 2:25), kita berharap  dan menyambut   Yesus, Maria dan  Yosep dalam kehangatan dan suka cita.   Jadikanlah keluargamu sebagai “Gua  kelahiran Yesus” masa kini  dan  tempat kita mempersembahkan  diri dengan sukacita  kepada Yesus.
Semoga segala bentuk Aksi Adven Pembangunan tahun ini, mendatangkan berkat  dan sukacita bagi sesama lebih-lebih kepada saudara kita yang miskin dan menderita.
Saudara-saudaraku terkasih, kita boleh bermegah “ jiwaku mengagungkan Tuhan dan hidupku bagi sesama”.  Lakukanlah pertobatan dengan sukacita dan songsonglah Kedatangan Tuhan dengan riang gembira. Semoga Allah memberkati keluarga anda sekalian.
                                                            

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar